Daweea Batik didirikan pada 2010 di Dusun Kebun Karang, Desa Pucang Anom, Bondowoso, Jawa Timur. Usaha ini bertujuan melestarikan budaya lokal melalui batik sekaligus memberdayakan ibu rumah tangga sebagai pengrajin. Daweea Batik dikenal dengan motif khas Bondowoso seperti daun singkong, kopi, dan blue fire, yang menggambarkan kekayaan alam dan budaya daerah. Menggunakan teknik batik tulis, cap, ecoprint, serta pewarna alami dan sintetis, produk Daweea Batik kini dipasarkan secara nasional hingga internasional.
Visi:
Menjaga dan melestarikan batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia melalui pengembangan produk batik yang bernilai budaya, seni, dan ekonomi.
Misi:
1. Memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai nilai budaya, filosofi, dan proses pembuatan batik sebagai warisan budaya bangsa.
2. Meningkatkan nilai jual produk batik melalui inovasi desain, kualitas produk, dan pengelolaan usaha yang berkelanjutan.
3. Memberdayakan masyarakat sekitar, khususnya pengrajin lokal, dalam kegiatan produksi batik sebagai upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi.
4. Menghasilkan produk batik yang dapat diterima oleh berbagai kalangan masyarakat tanpa menghilangkan nilai budaya dan identitas lokal.